Siswa jajan tanpa uang tunai lewat scan QR atau tempel kartu RFID, orang tua top up & memantau lewat riwayat transparan, kantin punya kasir digital sendiri, dan sekolah maupun admin platform mengelola siswa, stan, dan orang tua dari satu tempat.
Setiap peran punya dashboard sendiri yang dirancang khusus untuk kebutuhannya — bukan satu tampilan generik untuk semua orang. Semuanya tersambung ke saldo & riwayat yang sama.
Isi saldo anak lewat virtual account, bayar tagihan SPP, dan pantau lebih dari satu anak sekaligus dari satu akun.
Cari, filter, dan nonaktifkan akun kapan saja; hubungkan orang tua ke anaknya — semua lewat popup, tanpa form tersembunyi di halaman.
Kasir kantin mendukung dua cara verifikasi pembayaran yang bisa dipakai berdampingan di kantin yang sama — sekolah tidak perlu memilih salah satu. Klik salah satu kartu untuk langsung meloncat ke pembahasan lengkapnya.
Kasir kantin memasukkan pesanan ke keranjang di layar kasirnya, lalu sistem menampilkan kode QR unik untuk pesanan itu. Siswa memindai kode tersebut lewat kamera di aplikasinya sendiri — tanpa perlu perangkat tambahan apa pun di sisi kantin.
Siswa memindai QR dengan kamera bawaan di aplikasi mereka sendiri — tidak perlu kartu fisik.
Begitu siswa membayar, layar kasir otomatis berubah status — dikirim lewat koneksi real-time (SSE), bukan dengan memuat ulang halaman.
Harga dihitung otomatis dari menu yang dipilih — kasir tidak pernah salah input harga secara manual.
Klik nomor langkah untuk menelusuri prosesnya, dari keranjang kasir sampai saldo siswa terpotong.
Tidak ada perangkat kasir khusus yang perlu dibeli — kasir cukup pakai layar yang sudah ada, siswa cukup pakai HP miliknya sendiri.
Berbeda dari QR Code, RFID tidak lewat kode pesanan & tidak perlu siswa membuka HP sama sekali. Kartu yang sudah didaftarkan lebih dulu oleh sekolah/admin ke akun siswa menjadi kredensialnya sendiri — begitu kasir menempelkannya ke alat pembaca, sistem langsung mengenali siswanya & memotong saldo, tanpa langkah konfirmasi tambahan.
Kartu itu sendiri adalah kredensialnya — bukan pengganti kode yang harus dipindai lewat HP.
Tidak ada kode pesanan atau layar "menunggu" — begitu kartu terbaca & cocok, saldo terpotong seketika.
Sekolah atau admin platform menempelkan kartu siswa satu kali untuk mendaftarkan UID-nya — setelah itu kartu siap dipakai jajan.
Klik nomor langkah untuk menelusuri prosesnya. Berbeda dari QR Code, tidak ada kode pesanan yang dibuat lebih dulu — kartu yang sudah terdaftar langsung jadi kredensial pembayaran begitu ditempelkan.
Pembaca kartunya fleksibel — pakai alat USB murah yang lazim dipakai kantin, atau cukup HP Android kasir yang sudah punya NFC, tanpa beli perangkat tambahan sama sekali.
Kartu RFID yang sama untuk jajan di kantin juga jadi kartu absensi gerbang — siswa tinggal tempel, tanpa kartu tambahan. Setiap tap otomatis difoto & absensi tercatat seketika sebagai masuk atau pulang; pencocokan wajah berjalan di belakang layar tanpa pernah membuat siswa menunggu atau gagal absen.
Tidak ada kartu baru — RFID yang sudah dipakai jajan langsung berfungsi ganda sebagai kartu absensi.
Kamera di layar gerbang mengambil foto tepat saat kartu ditempel — tersimpan untuk setiap tap, siap dilihat sekolah kapan saja.
Absensi sah begitu kartu terbaca. Pencocokan wajah menyusul di belakang layar — bila tidak cocok, sekolah ditinjau, absensi tetap tercatat.
Klik nomor langkah untuk menelusuri prosesnya — perhatikan langkah 5 & 6: pencocokan wajah berjalan setelah absensi sudah tercatat, bukan sebelum.
Notifikasi WhatsApp & pencocokan wajah dijalankan lewat layanan yang di-hosting sendiri (self-hosted) — bukan langganan pihak ketiga, dan foto wajah siswa tidak pernah keluar dari server sekolah.
Pihak sekolah langsung tahu kondisi hari ini dari satu layar — berapa siswa yang masih di area sekolah, sudah pulang, telat, atau belum absen sama sekali — dihitung otomatis dari data tap hari itu, tanpa perlu rekap manual.
312
Masih di Sekolah
248
Sudah Pulang
14
Telat
6
Belum Absen
*Angka di atas contoh ilustrasi. Laporan lengkap bisa difilter per kelas & tanggal, dilengkapi foto tap masing-masing siswa, dan diunduh sebagai Excel — sama seperti riwayat transaksi kantin.
| Dimensi | QR Code | RFID (Kartu) |
|---|---|---|
| Perangkat Tambahan | Tidak ada — cukup HP siswa yang sudah dibawa | Kartu terdaftar + reader USB murah, atau HP Android kasir (NFC) |
| Perlu Persiapan Dulu? | Tidak — akun siswa aktif langsung bisa scan | Ya — sekolah/admin mendaftarkan UID kartu ke akun siswa lebih dulu |
| Alur Pembayaran | Kasir buat kode pesanan → siswa scan/ketik di aplikasinya → siswa tekan "Bayar" | Kasir susun keranjang → tempel kartu → saldo langsung terpotong, tanpa langkah lain |
| Konfirmasi di HP Siswa? | Ya, wajib — siswa membuka aplikasi & menekan bayar sendiri | Tidak — kartu itu sendiri adalah otorisasinya |
| Jika HP/Kartu Tertinggal | Tidak bisa bayar tanpa HP | Tidak bisa bayar tanpa kartu |
| Jika HP/Kartu Hilang | Aman — akun tetap butuh login untuk dipakai | Berisiko — siapa pun yang pegang kartu bisa jajan; sekolah/admin harus segera menonaktifkan kartunya |
| Cocok untuk Usia | Siswa yang sudah terbiasa pakai HP sendiri | Semua usia, termasuk kelas rendah SD |
| Fallback jika Bermasalah | Ketik kode pesanan secara manual | Ketik UID kartu secara manual |
| Biaya Pengadaan | Tidak ada biaya tambahan | Kartu per siswa (reader bisa pinjam HP Android yang sudah ada) |
| Notifikasi ke Orang Tua | Real-time, otomatis (bawaan platform) | Real-time, otomatis (bawaan platform) |
Kedua metode aktif berdampingan di kasir yang sama — sekolah tidak perlu memilih salah satu; kantin bisa menawarkan keduanya sekaligus.
Setiap transaksi — jajan kantin, bayar SPP, maupun top up — otomatis tercatat dan mengirim notifikasi ke HP orang tua saat itu juga. Semua terkumpul menjadi satu riwayat yang bisa dibuka, difilter, dan sekarang juga diunduh sebagai Excel kapan saja — layaknya rekening koran bank.
*Tampilan di atas menyederhanakan riwayat asli — aplikasi sebenarnya juga punya filter tanggal, pencarian, detail per item belanja, dan tombol "Export ke Excel" di halaman Saldo & Riwayat Transaksi (tersedia di semua peran) untuk mengunduh rekening koran & riwayat transaksi berformat rapi siap cetak.
Kedua metode aktif bersamaan di kasir yang sama — pertanyaannya bukan "pilih salah satu", tapi mana yang sebaiknya jadi metode utama untuk tiap jenjang.
Jawab 3 pertanyaan singkat berikut untuk melihat metode mana yang sebaiknya jadi andalan kantin sekolah Anda.
0 dari 3 pertanyaan terjawab
Modul kantin — dengan QR Code & RFID berjalan bersamaan — adalah fondasi ekosistem Cashless Sekolah, dan kartu RFID yang sama kini juga jadi kartu absensi gerbang lengkap dengan foto otomatis, verifikasi wajah, notifikasi WhatsApp ke orang tua, dan dashboard pemantauan real-time untuk sekolah. Saldo & riwayat bisa diunduh sebagai Excel kapan saja, sementara sekolah dan admin platform mengelola siswa, stan kantin, dan orang tua dari satu panel yang sama.